RUFIO 1st Day IN JAKARTA 17th of July 2008

July 17th, 2008

RUFIO (Scott Sellers, Jon Berry, Clark Domae, and Nathan Walker) sudah sampai di Jakarta tadi siang jam 4 sore.

Langsung Venire boyong ke Hard Rock Cafe EX jam 5.30 dimulailah press conference yang santai dan mengasyikkan. Semuanya yang datang sekitar 100 orang termasuk press, panitia dan juga para fans yang membeli tiket special RUFIO concert.

Wah kelihatan semua org disana menikmati suasana dengan RUFIO ada yang minta tanda tangan ada juga yang minta Foto.

Rufio bilang untuk konser besok mereka akan mainin semua lagu di 3 albumnya. Wah bakalan seru dan ramai. Ayo pada dateng semua besok ke Tennis Indoor inget jangan pada takut tiket mahal, kan ada diskonan. Ok Dateng yeh yang rame ajak tetangge, nenek, kakek, keponakan, adek elu dan lain lain biar RUFIO lihat bagaimana hangatnya orang orang di Indonesia jadi kite semua kudu dateng ok. See you tomorrow..

Peace out

Tentang Konser Story of the Year

June 8th, 2008

Konser Story of The Year 
Aksi “Rocker” Missouri
SP/YC Kurniantoro

Personel grup musik rock asal Amerika Serikat Story of The Year memukau penonton saat konser di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (5/6). Konser ini dibuka dengan penampilan grup rock asal Kanada Your Favorite Enemy.

“Welcome Jakarta, We are Story of the Year” 

Suara itu tiba-tiba menggema. Sontak penonton bereaksi saat personel Story of The Year tiba-tiba muncul dari kegelapan panggung.

Tanpa basa-basi, Story of The Year langsung mengge- brak dengan musik rock ciri khas mereka, didahului oleh aksi gebukan drum Josh Wills yang memukau. Lagu berjudul Hero mengawali konser di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (5/6), yang bertajuk The Black Swan.

Penonton langsung berjingkrak-jingkrak bersorak, ketika intro lagu tersebut dimainkan dengan penuh semangat oleh grup asal Saint Louis, Missouri, Amerika itu, menyapa penggemarnya yang cukup fanatik. Dengan sorotan lampu warna-warni, membuat suasana semakin meriah. Story of The Year pun mengajak para penonton untuk bernyanyi bersama.

Setelah lagu Hero selesai, langsung dilanjutkan dengan Falling Down dan Antidote.

Pada lagu Wake Up yang merupakan tembang baru dari album ketiga, Story of The Year kembali membakar semangat penonton yang kebanyakan pemuda-pemudi. Walaupun lagu tersebut dibilang baru, namun ternyata lirik lagu itu sudah akrab di telinga penonton.

Band beraliran rock yang beranggotakan Dan Marsala (vokal), Ryan Philips (gitar), Philip Sneed (gitar), Adam Russell (bass), dan Josh Wills (drum) ini, tampil energik dan komunikatif kepada penonton.

Sang vokalis Dan Marsala yang bernyanyi sambil melompat-lompat dan berlarian di panggung, membuat penonton terkesima dengan aksi panggungnya. Begitu pula dengan gitaris dan pemain bas, yang turut melompat sambil memutar gitar dan basnya di udara. Memukau!

Di pertengahan konser, aksi panggung Philips, Sneed, dan Russel semakin memanas “menggila” tak terduga. Mereka melakukan atraksi sirkus dengan bersalto ke belakang yang mengundang decak kagum penonton. Sementara itu, Marsala dan Wills malah terlihat acuh, konsentrasi bernyanyi dan menabuh dram.

Selanjutnya pada lagu Sidewalks, penonton dibawa ke dalam suasana aransemen rock yang slow. Penonton terlihat santai dalam menyanyikan lagu itu yang dipandu oleh Marsala sendiri. Sementara pada lagu In The Shadows, Carl Sagon, Welcome to Our New War, suasana kembali lebih keras dan panas layaknya musik rock sejati.

Selain membawakan lagu-lagu dari album kedua dan ketiga, Story of The Year juga menyanyikan single pertama dari album perdananya, yaitu Until The Day I Die yang menjadi andalan utamanya. Semalam, mereka membawakan 17 lagu, yang dipersembahkan untuk penggemar di Jakarta.

Story of The Year, band anak muda ini, tampil pertama kali di Indonesia, untuk memenuhi kepuasaan penggemarnya dengan dipromotori Venire Music yang bekerja sama dengan Variant Records Jakarta.

Menurut promotor Venire Music, Victor Gosana, Story of The Year membawakan lagu-lagu yang memiliki pesan perdamaian. Isu yang dibawakan dalam lagu rock itu, berisi tentang yang terjadi di dunia, seperti perang, rasisme, sosialisme, dan anarkisme.

Dikutip dari Suara Pembaruan 6 Juni 2008

 

Story of the Year Live Concert Jakarta

May 19th, 2008

The origin of this Alternative-Rock St. Louis, Missouri USA-based quintet, can be traced back to 1995, but Story Of The Year solidified its line-up nearly five years later with vocalist Dan Marsala, guitarist Ryan Phillips, bassist Adam Russell, second guitarist Philip Sneed and drummer Josh Wills.

They recorded a self-titled EP in 2000 and set out to create a fan base. The band inked a deal with Maverick Records and in September of 2003 released their debut full-length disc, “Page Avenue”; the album reached the #51 spot on The Billboard Top 200 chart and spawned three Modern Rock hit single tracks: “Until The Day I Die” peaked at #12, “Sidewalks” reached the #40 position and “Anthem Of Our Dying Day” crawled up into the top 10.

Released in October 2005, the band’s second effort, “In The Wake Of Determination” who’s “We Don’t Care Anymore” barely sneaked into the top 30 of The Modern Rock Tracks, hit #19 on The Billboard 200 Albums chart.

Story Of The Year’s highly anticipated third album and Epitaph Records debut will carry the title “The Black Swan”; the disc is set to be released on April 22, 2008; the band have selected “Wake Up” as the first single off their upcoming album.

This coming June 5, 2008, They will perform in Istora Senayan Sport Hall, Jakarta, Indonesia. Thousands of fans are waiting for their stage performances. This will be an awesome event that Indonesia won’t forget, and I will see you all there. God bless.